|
Wednesday, August 5, 2009, 01:53 - NEWS/BERITA
Posted by Administrator
Posted by Administrator
The Sendangsono’s buliding has been done in some phases. At first, it was built just to fulfil the need of worthiness as a place to say prayers. The first phase was the building of the cave, and then the small stations of crucifix path and continued with the building of the chapel beside the cave. From 1958’s to 1969’s, the condition was barren and there was no data showing that. Read More...
|
|
Tuesday, August 4, 2009, 15:50 - NEWS/BERITA
Posted by superadmin [Administrator]
Sendangsono adalah nama beken dari Gua Maria Lourdes Sendangsono. Dari nama ini, ada sesuatu yang menggelitik. Mengapa Sendangsono diberi nama Gua Maria Lourdes? Apakah ada kaitan antara Lourdes dan Sendangsono? Artikel pendek ini berusaha memberikan sedikit gambaran mengenai pertanyaan ini. Tentu ada banyak hal yang masih abu-abu bagi penulis karena harus merangkai fakta sejarah yang demikian panjang dan sedikit dokumentasi yang dimiliki oleh Sendangsono.Posted by superadmin [Administrator]
Dinamika Gereja
Dalam dinamika Gereja, devosi kepada Bunda Maria memiliki tempat yang sangat sentral. Devosi kepada Bunda Maria mampu menjawab kebutuhan afeksi dan semakin mengembangkan iman umat. Salah satu keyakinan yang kemudian muncul adalah keyakinan bahwa Bunda Maria dikandung tanpa noda. Read More...
|
|
Saturday, August 1, 2009, 11:24 - NEWS/BERITA
Posted by superadmin [Administrator]
Posted by superadmin [Administrator]

Setiap jam 6 pagi, 12 siang, dan 6 sore selalu terdengar bunyi lonceng yang membelah keheningan pegunungan menoreh. Segera setelah mendengar bunyi lonceng itu, umat akan berkumpul dan berdoa Malaikat Tuhan. Tanpa dikomando sebab kebiasaan ini telah mendarah daging di benak umat. Bagaimana kisahnya? Read More...
|
|
Friday, July 3, 2009, 03:03 - NEWS/BERITA
Posted by PEZIARAHAN SENDANGSONO
Rencana pengerjaan daerah pengambilan air sendang dan bantaran sungai sudah mulai dilaksanakan kurang lebih 2 minggu. Beteng pembatas dengan sungai sudah dibangun tetapi pelatarannya belum. Sekarang ini masih berupa gundukan-gundukan sisa bongkaran yang belum diratakan. Supaya simultan, sekarang ini sedang membersihkan bantaran sungai dan akan dibangun dam-dam kecil. Endapan-endapan sungai diangkat dan dibuang agar nanti ada dam yang agak dalam. Kami merencanakan akhir September pembangunan sudah selesai.Posted by PEZIARAHAN SENDANGSONO
Pembangunan jalan masuk dekat parkiran juga sudah selesai sebagaian. Masih ada beberapa meter yang belum dikerjakan tetapi ke depan juga akan ditata. Terima kasih kepada donator yang telah membantu dan mendorong kami untuk menata jalan masuk.
Untuk kepentingan pembangunan ini, kami mohon maklum bila peziarah terganggu saat mengambil air. Namun kami berjanji untuk ke depan tempat pengambilan air akan lebih nyaman dan tidak licin.
|
|
Wednesday, June 24, 2009, 16:14 - NEWS/BERITA
Posted by superadmin [Administrator]
Disadari atau tidak, keindahan merupakan factor yang patut diperhatikan untukk memberikan rasa nyaman dan betah. Menyadari hal ini, peziarahan Sendangsono terus berbenah. Pembenahan-pembenahan yang dilakukan, terutama untuk memperbaiki dan menciptakan bagian-bagian yang pada akhirnya akan semakin membuat para peziarah merasa aman dan nyaman berziarah ke Sendangsono. Read More...Posted by superadmin [Administrator]
|
|
Wednesday, June 10, 2009, 03:19 - NEWS/BERITA
Posted by Administrator
Posted by Administrator

Di dekat parkiran telah dibangun gapura masuk menuju Sendangsono namun jalan di belakang gapura belum ditata dengan baik. Batu-batu alas jalan sudah tidak beraturan karena sering dilewati mobil berat. Beberapa peziarah mengalami kesulitan dalam berjalan karena batu tidak beraturan dan kalau hujan licin.
Atas usul dan sumbangan dari peziarah, jalan masuk dan agak menanjak itu direnovasi. Sebagai pintu masuk jalan ini sangat penting, maka kami setuju untuk direnovasi. Untuk merenovasinya, kami tetap mengacu pada arsitektur Romo Mangun. Jalan akan buat dengan menata serpihan-serpihan batu memanjang dikombinasi dengan batu-batu kerikil. Bentuk alas jalan meniru penataan batu pada jembatan masuk ke Sendang yang ada di depan goa. Namun karena sebagian telah dicor, yang akan direnovasi hanya bagian-bagian yang belum teratur.
|
|
Tuesday, June 9, 2009, 08:27 - NEWS/BERITA
Posted by PEZIARAHAN SENDANGSONO
Salah satu tempat sentral yang dikunjungi para peziarah adalah tempat pengambilan air. Sumber air yang dijadikan sebagai tempat pembabtisan pertama dialirkan lewat kran-kran yang terletak di pinggir sungai. Setiap kali sampai ke Sendangsono, para peziarah mengambil air tersebut lalu membawanya ke depan goa Maria untuk dimohonkan berkat sesuai dengan keinginan dan ujubnya. Posted by PEZIARAHAN SENDANGSONO
Read More...
|
Calendar

