|
Saturday, October 31, 2009, 20:12 - NEWS/BERITA
Posted by PEZIARAHAN SENDANGSONO
Sejak sore hari, para peziarah sudah berdatangan. Bahkan siang hari pun banyak peziarah datang berdoa. Mungkin ini karena malam minggu dan cuaca cerah. Banyak dari mereka adalah kaum muda.Posted by PEZIARAHAN SENDANGSONO
Tepat pukul 21.00 wib, perayaan ekaristi dimulai. Romo YS Witokaryono PR (Pastor Paroki St. Ignatius Magelang sekaligus Ketua Komisi Liturgi Kevikepan Kedu), Rm. Singgih Guritno PR (Pastor Paroki Sumber Dukun sekaligus Moderator Kepemudaan Kedu) dan Rm Agustinus Ariawan PR (Pastor Kepala Paroki Promasan) berkenan merayakan ekaristi. Tema ekaristi adalah “kencan dengan Tuhan”. Dengan tema tersebut, umat diajak menyadari betapa besar kasih Allah kepada manusia sekaligus menyadari seberapa besar manusia menanggapi kasih itu.
Read More...
|
|
Thursday, October 29, 2009, 02:09 - NEWS/BERITA
Posted by superadmin [Administrator]
Posted by superadmin [Administrator]

Allah Bapa yang mahakuasa
kami bersyukur kepada-Mu
sebab Engkaulah Gembala kekal
yang tak pernah meninggalkan kami, kawanan-Mu,
yang menjaga dan melindungi kami
melalui Putra-Mu Yesus Kristus, Sang Gembala Baik. Read More...
|
|
Tuesday, October 27, 2009, 12:00 - NEWS/BERITA
Posted by PEZIARAHAN SENDANGSONO
Sejak pagi, para ibu sudah sibuk mempersiapkan nasi jagung, urab dan lauknya. Mereka antusias menyambut peringatan Hari Pangan Sedunia yang dilaksanakan di Sendangsono pada tanggal 25 Oktober 2009. Mulai pukul 09.20 peringatan HPS dimulai. Kelompok unen-unen alas membunyikan musiknya sambil menyanyikan lagu-lagu campur sari. Alat musik mereka antik karena dibuat dari barang-barang bekas (sampah) yang diatur sedemikian rupa sehingga menghasilkan suara yang serasi. Bersamaan dengan music itu pula, tampil punakawan. Punakawan mengkisahkan hidupnya yang mulai jauh dari makanan tradisional. Bagong dengan keras menolak makanan yang terbuat dari jagung. Akhir kisah mengajak umat untuk memelihara jagung sebagai makanan alternatif dan bergisi.Posted by PEZIARAHAN SENDANGSONO
Mulai pukul 10.00 perayaan ekaristi dimulai dengan misa konselebrasi oleh Rm. A. Dadang Hermawan PR dan Rm. A. Ariawan PR. Dalam kotbahnya Rm. Dadang mengajak umat untuk berani memilih makanan yang bergizi, bukan makanan yang enak. Enak tidak serta merta menyehatkan, tetapi bergizi pasti menyehatkan. Oleh karena itu, umat harus berani menjadi masyarakat kontras sebagai bentuk pewartaan jaman ini. Dalam perayaan ekaristi juga dipersembahkan gunungan yang berisi beraneka macam hasil bumi dan didominasi jagung.

Habis perayaan ekaristi dilanjutkan makan bersama. Semua umat yang hadir diundang untuk makan bersama makanan jagung. Dari pantauan kami, banyak peziarah yang puas dan mendapatkan kesan positif. Beberapa orang “tanduk” makananan. Ada sekitar 3000 umat hadir. Tidak hanya
orang Promasan saja yang hadir, peziarah dari Cilacap, Solo, Yogyakarta, Kendal, Semarang dan beberapa tempat lain juga menikmati sajian nasi jagung
|
|
Thursday, October 22, 2009, 07:24 - NEWS/BERITA
Posted by PEZIARAHAN SENDANGSONO
Posted by PEZIARAHAN SENDANGSONO

Sebagai bentuk perhatian Sendangsono akan kecintaan pada lingkungan hidup, Sendangsono mengadakan perayaan Ekaristi HPS dengan tema "JAGUNG MULIHA! Dengan tema ini, Panitia mengajak untuk menyelamatkan pangan dengan kembali mengkonsumsi jagung.
|
|
Tuesday, October 20, 2009, 06:36 - NEWS/BERITA
Posted by superadmin [Administrator]
Kencan dengan Tuhan? Mungkin Anda bertanya-tanya: apaan tuch? Ternyata, yang namanya kencan tidak hanya dengan pacar atau kekasih saja. Dengan Tuhan pun kita bisa berrkencan. Intinya sama. Seseorang bisa berkencan dengan Tuhan karena ada landasan CINTA. Tanpa didasari cinta tidak mungkin seseorang mau diajak kencan.Posted by superadmin [Administrator]

Kencan selalu mengandaikan adanya cinta. Tidak diragukan lagi, Tuhan senantiasa mencintai kita. Tuhan menantiasa memanggil kita untuk cinta. Kurban Ekaristi adalah simbol real cinta Tuhan yang telah diberikan kepada manusia. Dalam kurban ekaristi itulah kita mengenangkan penderitaan Tuhan dan sekaligus kebangkitannya demi keselamatan manusia. Tuhan demikian mencintai manusia.
Lalu, apa jawaban kita atas cinta Tuhan itu? Apakah kita juga mencintainya sehingga kita berani menjawab ya? Atau seberapa dalam cinta kita kepada Tuhan?
Kalau Anda mengaku mencintai Tuhan.. kalau Anda sayang sama Tuhan.. kami mengundang Anda untuk berrkencan dengan Tuhan dalam sebuah perayaan Ekaristi syukur dan adorasi Ekaristi. Acara ini diselenggarakan pada:
SABTU, 31 OKTOBER 2009
PUKUL 21.00 DAN DILANJUTKAN DENGAN ADORASI EKARISTI – PUKUL 06.00
DI SENDANGSONO
Perayaan ekaristi ini digarap bareng: FKKMK kevikepan Kedu, KomLit AR Jogja dan Kedu. Dan akan dipersembahkan oleh Romo YS Witokaryono Pr (Ketua Komisi Liturgi Kevikepan Kedu).
|
|
Thursday, October 8, 2009, 04:50 - NEWS/BERITA
Posted by superadmin [Administrator]
Posted by superadmin [Administrator]

Setelah melalui perjuangan berat, akhirnya gambar denah kompleks peziarahan sendangsono bisa dibuat. gambar denah ini masih sangat sederhana dan jauh dari sempurna. salah satu kesulitan adalah detail dan perkembangan yang telah dialami oleh sendangsono. acuan dari pembuatan gambar denah Sendangsono ini adalah gambara tulisan tangan yan gdibuat oleh romo Mangun. Gambar tangan ini, tampaknya, merupakan gambar kerja rancangan Sendangsono.
|
|
Saturday, September 26, 2009, 04:11 - NEWS/BERITA
Posted by Administrator
Posted by Administrator

Sejauh mengamati, kecenderungan melakukan peziarahan dimulai dengan jalan salib panjang: gereja Promasan menuju sendangsono, semakin berkurang. Mengapa? Zaman semakin maju. Alat transportasi semakin berkembang. Zaman dahulu, para peziarah (mau tidak mau, suka tidak suka) harus jalan kaki dari Slanden menuju Gereja dan dilanjutkan dengan jalan salib. Hal ini harus dilakukan karena jalannya ya hanya itu, tidak ada jalan lain. Sekarang? Ketika alat transportasi semakin berkembang dan sarananya juga semakin menunjang, para peziarah bisa langsung menuju ke dekat Sendangsono. Read More...
|
Calendar

